Sri Lanka Bayar Rp1,05 Triliun untuk Beli 90.000 Ton Minyak Rusia

Aditya Pratama
Sri Lanka akan membayar 72,6 juta dolar AS atau setara Rp1,05 triliun untuk membeli 90.000 ton minyak Rusia yang berlabuh di Pelabuhan Kolombo. (Foto: Reuters)

KOLOMBO, iNews.id - Menteri Energi Sri Lanka Kanchana Wijesekera menyampaikan bahwa pihaknya akan membayar 72,6 juta dolar AS atau setara Rp1,05 triliun untuk membeli 90.000 ton minyak Rusia yang berlabuh di Pelabuhan Kolombo. Pembelian ini dilakukan untuk memulai kembali operasi kilang minyak satu-satunya di negara tersebut.

Mengutip Reuters, Sri Lanka telah berjuang untuk membayar impor bahan bakar, makanan dan obat-obatan karena kekurangan mata uang asing. Krisis keuangan yang belum pernah terjadi sebelumnya juga telah memaksa negara tersebut untuk default pada beberapa utang luar negeri.

Seperti negara-negara Asia lainnya, Sri Lanka ingin beralih ke tender minyak mentah jangka panjang untuk melakukan lindung nilai terhadap harga spot minyak mentah yang tinggi. Namun, berkurangnya cadangan devisa telah menghambat ambisinya.

“Saya telah menjangkau beberapa negara, termasuk Rusia, untuk mendapatkan dukungan untuk mengimpor minyak mentah dan produk minyak lainnya,” ujar Wijesekera kepada wartawan dikutip, Minggu (29/5/2022).

Pengiriman 90.000 ton minyak mentah dipesan melalui Coral Energy yang berbasis di Dubai. Wijesekera menambahkan, pembayaran tersebut akan memfasilitasi memulai kembali kilang tunggal negara itu, yang telah ditutup sejak 25 Maret.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kunjungi SPBU di Bali, Dewan Komisaris Pertamina Pastikan Layanan Baik

57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo per Juni 2026, Ada yang Turun!

57 tahun lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

57 tahun lalu

Mengejutkan! Militer Uni Emirat Arab Dilaporkan Ikut Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal