Sistem Pajak Nggak Adil: Orang Kecil Diperas, Konglomerat Diuntungkan

Anggie Ariesta
Ilustrasi pajak di Tanah Air dinilai belum adil terhadap orang miskin dan konglomerat. (Foto: Bank Indonesia)

JAKARTA, iNews.id - Ekonom menyoroti sistem perpajakan di Tanah Air yang tidak berkeadilan. Sebab, masyarakat kecil diperas, sedangkan konglomerat semakin diuntungkan.

Hal itu tertuang dalam riset 'Jangan Menarik Pajak Seperti Berburu di Kebun Binatang' yang diterbitkan Center of Economic and Law Studies (CELIOS). Dijelaskan bahwa saat ini insentif pajak lebih banyak menguntungkan konglomerat.

"Insentif pajak mengalir deras, menyusup lewat celah pajak korporat ke kantong orang super kaya, sementara karyawan kecil diperas kering. Ini tidak adil!" kata riset CELIOS dikutip iNews.id, Selasa (12/8/2025).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Purbaya Kurang Bayar Rp50 Juta saat Lapor Pajak, Ini Penjelasan Kemenkeu

Nasional
2 hari lalu

Cara Lapor SPT Tahunan, Deadline Kini Diperpanjang sampai 30 April 2026

Buletin
16 hari lalu

Pasutri Pedagang Ayam Ngamuk di Kantor Pajak, Emosi Ditagih hingga Rp768 Juta

Nasional
16 hari lalu

7,7 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT per 12 Maret 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal