Siasati Naiknya Harga Beras, Partai Perindo Ajak Masyarakat Diversifikasi Pangan

MNC Media
Pekerja mempersiapkan makanan olahan berbahan dasar singkong. (iNews/Lurisa Lulu)

Yerry Tawalujan, yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Sulawesi Utara itu, mengatakan sebaiknya masyarakat perlu mengurangi ketergantungan mengonsumsi beras sebagai antisipasi krisis pangan yang berpotensi terjadi beberapa tahun mendatang.

"Ke depan berpotensi terjadi krisis pangan. Kenaikan jumlah penduduk, berkurangnya lahan pertanian, perubahan iklim dan pemanasan global, akan menjadi variabel penyebab krisis pangan," kata Yerry.

Apalagi berdasarkan data Badan Pangan Dunia, Food and Agriculture Organization (FAO), jumlah penduduk dunia pada tahun 2050 akan naik di atas 10 miliar.

Menurut dia, kenaikan jumlah penduduk menyebabkan bertambahnya keperluan akan lahan pemukiman, berdampak pada berkurangnya lahan pertanian dan menurunnya hasil pertanian. Pada saat yang sama juga terjadi peningkatan kebutuhan pangan.

"Hal itu ditambah dengan perubahan iklim yang menyebabkan meningkatnya eskalasi bencana alam dan kemarau panjang. Krisis pangan makin nyata ke depan. Itu sebabnya perlu dibiasakan untuk diversifikasi pangan dan tidak tergantung pada beras saja," tutur Yerry.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Partai Perindo Gelar Bazar Sembako Murah di Jakarta Timur

57 tahun lalu

Bulog Serap 3 Juta Ton Beras hingga Juni 2026, Sudah 75% dari Target

57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Bulog Usul Perpanjang Bantuan Pangan Beras 20 Kg pada Juni-Juli 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal