Sebut Miliki Potensi Jangka Panjang, Tesla Ternyata Sudah Jual 75 Persen Aset Bitcoin

Aditya Pratama
Produsen mobil listrik, Tesla Inc menyampaikan telah menjual sekitar 75 persen kepemilikan aset bitcoin. (Foto: Istimewa)

Musk juga menyampaikan bahwa Tesla membuka peluang untuk meningkatkan kepemilikan kripto di masa mendatang. “Ini tidak boleh dianggap sebagai vonis pada bitcoin,” kata dia.

Namun, ketika ditanya tentang potensi bitcoin sebagai lindung nilai inflasi, Musk mengatakan bahwa tujuan utama Tesla adalah untuk mempercepat transisi ke energi berkelanjutan, dan menyebut bitcoin sebagai pertunjukan untuk tontonan.

Pada kuartal pertama tahun 2021, ketika Tesla menjadi besar di bitcoin, perusahaan mengatakan keputusannya adalah masalah menjadi lebih fleksibel, mendiversifikasi, dan mengambil pengembalian dari kepemilikan tunainya. Perusahaan dengan cepat menjual 10 persen karena mata uangnya naik, menyumbang keuntungan 101 juta dolar AS pada periode tersebut.

Pada bulan Mei tahun lalu, Musk mengatakan Tesla akan berhenti menerima bitcoin untuk pembelian mobil karena dampak lingkungan dari penambangan, tetapi dia menambahkan bahwa perusahaan tidak akan menjual bitcoin apa pun.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Bisnis
2 hari lalu

Trump Boyong Miliarder ke China Temui Xi Jinping, Ada Orang Terkaya Dunia hingga Ikon AI

Internasional
2 hari lalu

Daftar 15 CEO AS Diajak Trump ke China, Kekayaaan Gabungan Tembus Rp17.500 Triliun

Internasional
5 hari lalu

Trump Boyong Pengusaha Kelas Kakap AS ke China, Ada Elon Musk hingga Tim Cook

Mobil
11 hari lalu

Tesla Recall Cybertruck akibat Roda Terancam Lepas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal