Sampah Organik Rumah Tangga Bisa Kurangi Emisi hingga 6,83 Juta Ton

Puti Aini Yasmin
ilustrasi emisi (freepik)

Novrizal mengungkapkan sudah banyak inisiatif untuk mendorong pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga. Salah satunya dilakukan oleh Djarum Foundation di Kabupaten Kudus, Jawa Timur.

Direktur Strategi dan Pembangunan Berkelanjutan di Djarum Foundation Jemmy Chayadi menjelaskan 
pihaknya membantu pengolahan sampah organik di Kota Kudus menjadi pupuk kompos yang diperkaya bahan organik, HumiSoil. 

 "HumiSoil kami gunakan dalam kegiatan penanaman pohon," ucapnya. 

Dia menjelaskan, upaya Djarum Foundation untuk mendukung pengelolaan sampah organik dimulai pada tahun 2018. Pihaknya menggandeng banyak pihak untuk bekerja sama melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah. Saat ini sudah ada 312 mitra yang terdiri dari rumah tangga, restoran, kantor pemerintahan hotel, dan lain-lain. 

Saat ini, Djarum Foundation telah ikut membantu pengelolaan sampah organik di Kabupaten Kudus sekitar 21 persen dari total sampah organik yang dihasilkan. Tahun 2022 lalu, sampah organik yang dikelola itu menghasilkan 7.129 m3 HumiSoil. 

Jemmy menyatakan, pihaknya akan terus melakukan perluasan upaya pengelolaan sampah organik dengan menggandeng berbagai pihak terkait.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Prabowo Sentil Gubernur Bali gegara Pantai Banyak Sampah: Gimana Turis Mau Datang?

Nasional
6 hari lalu

Prabowo Singgung soal Sampah di Rakornas Kepala Daerah, Minta Budaya Kebersihan Digalakkan

Megapolitan
13 hari lalu

Cegah Banjir, Pramono bakal Buat Aturan Larangan Buang Sampah Sembarangan

Nasional
13 hari lalu

Duh! Transportasi Darat Jadi Penyumbang Emisi Terbesar, Segini Jumlahnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal