Melihat tren pertumbuhan yang positif dalam beberapa tahun terakhir, dia menegaskan komitmen Medela untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan dengan strategi bisnis perseroan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dinamika industri kesehatan yang terus berkembang, sekaligus sebagai bentuk kesiapan menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.
PT Medela Potentia Tbk resmi melepas 3,5 miliar saham atau sekitar 25 persen dari modal disetor dan ditempatkan setelah IPO. Dalam penawaran saham perdana ini, perseroan menetapkan harga sebesar Rp188 per lembar saham.
Dengan harga tersebut, PT Medela Potentia berhasil menghimpun dana sebesar Rp685 miliar. Dana ini akan digunakan untuk mendukung ekspansi dan pengembangan infrastruktur distribusi produk kesehatan di Indonesia dan Asia Tenggara.
Sekitar 85,4 persen dana hasil IPO akan disalurkan kepada PT Anugrah Argon Medica (AAM), dengan alokasi 67,2 persen berupa pinjaman dan 32,8 persen sebagai setoran modal. Selain itu, sekitar 10,7 persen dana akan disalurkan kepada PT Deca Metric Medica (DMM) dalam bentuk setoran modal.
Sementara sisanya akan diberikan kepada GoApotik untuk memperluas mitra apotek serta mendukung berbagai inisiatif digital dalam sektor kesehatan.