Saham Ford Anjlok Terdalam sejak 2011, Kapitalisasi Pasar Hilang Rp105 Triliun

Dinar Fitra Maghiszha
Ford PHK 3.000 karyawan karena siap beralih ke kendaraan listrik. (Foto: Reuters)

Ford mengutip negosiasi baru-baru ini yang menghasilkan biaya pemasok terkait inflasi yang akan berjalan sekitar 1 miliar dolar AS lebih tinggi dari yang diperkirakan semula.

Meskipun tidak ada analis utama Wall Street yang menurunkan peringkat saham sehubungan dengan pembaruan tersebut, beberapa terkejut dengan pengumuman Ford. Harapannya adalah masalah rantai pasokan berkurang. Apalagi, Ford baru-baru ini menghindari masalah seperti itu lebih baik daripada beberapa pesaingnya.

Sementara itu, Ford mengatakan, kendaraan yang belum selesai diperkirakan akan kelar dan dikirim ke dealer pada kuartal IV. Mengenai hal itu, juru bicara Ford T.R. Reid mengatakan, perusahaan terus memenuhi rencana restrukturisasi Ford+.

"Pasar efisien dari waktu ke waktu. Kami memiliki rencana hebat di Ford+ untuk menciptakan nilai bagi pelanggan, dan investor, serta pemangku kepentingan lainnya dari waktu ke waktu. Adalah kewajiban kami untuk mengeksekusinya dan menciptakan peluang itu," katanya. 

Saham Ford telah turun lebih dari 36 persen tahun ini. Namun masih naik sekitar 2 persen dalam 12 bulan terakhir.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, IHSG Hari Ini Dibuka Melemah 1,25 Persen

57 tahun lalu

Barang Bukti OTT KPK di Imigrasi Jakarta Barat: 22 Kendaraan hingga Ratusan Gram Logam Mulia

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 4,11 Persen, Tinggalkan Level 6.000

57 tahun lalu

KPK Tangkap Belasan Orang hingga Sita Kendaraan saat OTT di Jakarta Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal