Saham BCAP Masuk Papan Pemantaun BEI, MNC Kapital: Kondisi Fundamental Sangat Baik

MNC Media
MNC Kapital Indonesia menyampaikan masuknya perseroan ke dalam Papan Pemantauan Khusus tidak mencerminkan fundamental perusahaan. (Foto: MNC Media)

JAKARTA, iNews.id - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) menyadari penurunan harga saham yang disebabkan oleh implementasi Full Call Auction. Perseroan memahami fluktuasi tersebut dapat menimbulkan kekhawatiran bagi para investor

Untuk itu, perseroan mengambil kesempatan ini untuk memberikan klarifikasi dan menegaskan kembali komitmen terhadap peningkatan nilai jangka panjang Perseroan.

Pada 25 Maret 2024, Bursa Efek Indonesia (BEI) menerapkan sistem Full Call Auction untuk saham-saham yang berada pada Papan Pemantauan Khusus. Salah satu kriteria yang memicu masuknya saham emiten ke papan ini adalah rata-rata harga saham kurang dari Rp51 dalam enam bulan terakhir di Pasar Reguler.

Namun, masuknya perseroan ke dalam Papan Pemantauan Khusus tidak mencerminkan fundamental perusahaan.

Secara fundamental, perseroan berada dalam kondisi yang sangat baik. Perseroan sebagai penyedia jasa keuangan terintegrasi bergerak pada jalur yang tepat dalam menghadirkan solusi finansial end-to-end kepada seluruh masyarakat.

Perseroan juga mempercepat ekspansi bisnis dengan memperbanyak kemitraan berbasis transaksi dan whitelabeling. Strategi kemitraan ini efektif menangkap peluang bisnis dan pelanggan baru, meningkatkan nilai brand, memperkaya ragam produk dan layanan, serta mendorong volume transaksi yang berujung pada pertumbuhan kinerja perseroan secara berkelanjutan ke depan.

Kuatnya fundamental yang dipaparkan di atas membangun kepercayaan diri investor. Perseroan yakin hal ini akan segera terselesaikan. Perusahaan akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mengembalikan BCAP ke Papan Utama. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Bisnis
7 hari lalu

Tips MotionTrade: Investor Pemula Perlu Kenali RDPU dan Strategi Auto Invest di MotionTrade

Bisnis
12 hari lalu

MNC Kapital Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp277,9 Miliar Sepanjang 2025, Melonjak 130,1 Persen

Bisnis
21 hari lalu

BNI bakal Tebar Dividen Rp13,03 Triliun, Cek Jadwalnya!

Nasional
22 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.389 Triliun per Januari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal