Rumah Susun Pekerja IKN Gunakan Sistem Bongkar Pasang, Begini Penampakannya

Armydian Kurniawan
Salah satu tower hunian pekerja konstruksi IKN yang sedang dibangun. (Foto: Armydian Kurniawan/MPI)

Ari menambahkan, fasilitas mandi, cuci, dan kakus terpisah dari kamar. Selain itu, kompleks hunian ini memiliki aula yang bisa difungsikan sebagai ruang rapat atau tempat makan bersama, juga ada klinik, tempat peribadatan dan toko.

“Konsepnya one stop living agar para pekerja mendapat tempat tinggal yang layak dan manusiawi dengan fasilitas memadai agar dapat fokus bekerja,” ucapnya.

Proyek senilai Rp584,24 miliar yang dikerjakan Kementerian PUPR, Wika Gedung dan Adhi Karya ini ditargetkan selesai keseluruhan pada Mei 2023. Pengelolaannya nanti ditangani oleh Badan Otorita IKN

Terkait adanya biasa sewa atau tidak di hunian pekerja konstruksi, Ari mengatakan, keputusan itu akan dikembalikan ke pengelola. “Itu nanti bagaimana manajemen pengelolanya,” ucap Ari.

Diketahui, pembangunan IKN membutuhkan lebih dari 233.000 pekerja dari berbagai daerah. Pada 2022 saja, Kementerian PUPR telah memulai 76 paket proyek senilai Rp21,7 triliun.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejar Target Ibu Kota 2028, Otorita Minta Tambahan Dana Rp15,5 Triliun untuk Pembangunan IKN

57 tahun lalu

Otorita soal Ibu Kota Tetap di Jakarta: Pembangunan Terus Bergerak, Tak Mangkrak

57 tahun lalu

IKN Terima Investasi Rp1,15 triliun dari Perusahaan Korsel, bakal Bangun Apartemen dan Hotel

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Rencana Bangun Kota-Kota Baru, 100.000 Rusun Dilengkapi Sekolah hingga Transportasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal