RI Tuan Rumah WCCE 2022, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Raih Perhatian Dunia Atas Potensi Unggulan Ekonomi Kreatif

Suparjo Ramalan
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo menyampaikan, Indonesia sangat bersemangat dan sudah tidak sabar lagi menjadi tuan rumah penyelenggaraan WCCE 2022 di Bali. (Foto: Instagram @angelatanoesoedibjo)

Sejak 2018, ketika Indonesia menyelenggarakan WCCE yang pertama, kata Wamenparekraf Angela, pihaknya menyadari bahwa inti dari semua inovasi adalah kreativitas. Kreativitas tidak mengenal batasan dan perbedaan. Kreativitas tidak eksklusif untuk kelompok atau ras, jenis kelamin, atau usia tertentu, juga tidak eksklusif untuk mereka yang bermodal besar.

“Kreativitas bisa datang dalam berbagai bentuk dan ukuran, dan setiap orang dapat berpartisipasi, di mana pun mereka berada. Keterlibatan Indonesia dalam ekonomi kreatif dimulai saat menginisiasi WCCE 2018 di Bali untuk pertama kalinya. Lalu dilanjutkan dengan pembentukan Friends of Creative Economy 2019. Pada WCCE 2021 di Dubai, telah ditentukan 21 topik, termasuk soal manfaat ekonomi, anak muda, ekosistem, dan gerakan internasional,” katanya.

"Agenda Bali untuk Ekonomi Kreatif" ini dinilai telah berhasil membuka jalan untuk mengarusutamakan perbincangan global tentang ekonomi kreatif. Itu mengarah pada resolusi Majelis Umum PBB tentang "2021 sebagai Tahun Ekonomi Kreatif Internasional untuk Pembangunan Berkelanjutan"

Pada WCCE 2022, Indonesia mengambil kesempatan untuk menekankan bagaimana agar bisa menempatkan ekonomi kreatif sebagai sektor penting bagi pemulihan global melalui empat subtema.

Pertama, ekonomi kreatif untuk kebangkitan global, dengan membahas kebijakan untuk mendukung sektor kreatif, pelaku, dan seluruh ekosistem untuk berkembang. 

Kedua, IP dan Hak Materi Iklan, perlindungan IP, pembiayaan IP, pemasaran IP, dan bagaimana teknologi dapat memainkan peran besar dalam semua hal termasuk menjaga mata pencaharian para pelaku ekonomi kreatif secara global.

Ketiga, agenda Inklusivitas dan SDGs yang membahas bagaimana sektor kreatif dapat menjawab isu-isu mendesak dunia yang kita hadapi saat ini. 

Keempat, “Future of Creative Economy”, dimana secara kolektif dipetakan perkembangan di sektor ekonomi kreatif yang selaras dengan perubahan global.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Luncurkan V+Short, Clarissa Tanoesoedibjo: Hiburan Masa Kini Hanya Digerakkan Jempol

Nasional
8 hari lalu

Angela Tanoesoedibjo Targetkan 50% Konten Berbasis AI Hadir di V+Short

Nasional
8 hari lalu

Tembus Pasar Global, MNC Digital Entertainment Resmi Luncurkan V+Short di Hong Kong

Nasional
8 hari lalu

V+Short Bawa Terobosan Baru Mobile Storytelling pada Peluncuran Eksklusif di Hong Kong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal