Sebagai informasi, tanaman vanili menghasilkan buah yang mengandung senyawa aromatik berharga yang sangat diminati di berbagai industri, terutama makanan dan minuman. Namun, proses budi daya vanili memerlukan waktu dua hingga empat tahun sebelum tanaman menghasilkan buah yang berbentuk polong untuk dapat dipanen.
Harga vanili di pasar global sangat tinggi, dengan rata-rata mencapai 270,40 euro/kg untuk vanili ekstrak dan 175,56 euro/kg untuk vanili utuh pada tahun 2022. Tingginya harga Vanili membuat vanili mendapatkan julukan tanaman "si emas hitam".
Data Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) pada tahun 2020 menunjukkan, Indonesia menyumbang sekitar 30,3 persen dari produksi vanili dunia dengan produksi sekitar 2.306 ton, berada di belakang Madagaskar yang menguasai 39,1 persen (2.975 ton) produksi dunia.