RI Ekspor 243 Ton Produk Perikanan ke China Senilai Rp18,7 Miliar

Heri Purnomo
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono melepas ekspor sembilan kontainer berisi 243 ton produk perikanan senilai Rp18,7 miliar ke China. (Foto: Ist)

"Peluang pasar tersebut telah dimanfaatan oleh beberapa negara produsen perikanan global, termasuk Indonesia," ucapnya.

Adapun, komoditas impor utama China adalah Udang sebesar 6,29 miliar dolar AS dengan persentase 26,8 persen, disusul Tepung Ikan 2,99 miliar dolar AS, Lobster 1,64 miliar dolar AS, Rajungan-Kepiting 1,56 miliar dolar AS, Salmon-Trout 1,43 miliar dolar AS, dan Cumi-Sotong-Gurita 1,04 miliar dolar AS. Negara pemasok utamanya meliputi Ekuador dengan kontribusi 15,4 persen, disusul Rusia dengan kontribusi 12,6 persen, dan Vietnam dengan kontribusi 8,5 persen.

Kendati masih menempati urutan ke-8, Trenggono mengatakan dengan nilai 1,2 miliar dolar AS dan berkontribusi 5,3 persen, nilai ekspor Indonesia meningkat 28 persen dibanding tahun 2021.  

"Pertumbuhan ini memberikan peluang bagi Indonesia untuk terus meningkatkan ekspor ke China," tuturnya.

Senada, Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Budi Sulistiyo menjabarkan, selama periode Januari-September tahun 2023, nilai ekspor produk perikanan Indonesia ke China mencapai 790 juta dolar AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bus Ngebut Tabrak Bokong Truk, 13 Penumpang Tewas

57 tahun lalu

Menlu Iran Araghchi Ditolak Masuk AS, Batal Ikut Sidang Dewan Keamanan PBB

57 tahun lalu

Airlangga Ungkap Alasan Ekspor Wajib Lewat Danantara, Singgung Selisih Data Dagang

57 tahun lalu

Omega-3 Ternyata Penting untuk Pasien Kanker, Manfaatnya Luar Biasa!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal