Restrukturisasi, Pertamina Pastikan Bisnis dan Layanan Tidak Terganggu

Riyandy Aristyo
Pertamina memastikan proses restrukturisasi perusahaan tidak mengganggu bisnis dan layanan kepada masyarakat. (Foto: Pertamina)

Mengenai aset, Agus memastikan sampai saat ini belum ada pengalihan aset Pertamina ke business group maupun anak perusahaan lainnya. Status pengelolaan wilayah kerja dari anak perusahaan hulu yang berkontrak kerja sama dengan SKK Migas pun tetap sama. Regionalisasi dilakukan dalam koordinasi dan memastikan kegiatan operasional hulu migas terintegrasi sehingga operasional akan lebih efisien.

“Di masa transisi ini  belum diikuti transaksi yang menimbulkan dampak pajak. Justru pra-kondisi yang dilakukan sekarang, dalam rangka menemukan konfigurasi proses restrukturisasi terbaik sehingga dapat meminimalisasi risiko pajak yang mungkin akan timbul nanti," lanjutnya.

Agus juga membantah tudingan restrukturisasi Pertamina telah menghambat jalannya operasional dan proyek strategis. Menurutnya sejauh ini seluruh bisnis proses dan operasional dari hulu sampai dengan hilir dapat dijalankan dengan baik. Komunikasi secara intensif dilakukan sehingga seluruh fungsi dan karyawan tetap bekerja secara profesional dengan komitmen tinggi mendukung pencapaian target perusahaan.

Masyarakat juga tetap bisa menikmati layanan BBM dan LPG dengan baik, karena proses produksi dan distribusi yang dijalankan seluruh fungsi dan anak usaha Pertamina tetap lancar. Kegiatan hulu migas per September ini juga mencatat produksi migas 868 ribu BOEPD, masih sejalan dengan target yang ditetapkan perusahaan.

“Hal ini menunjukkan proses bisnis Pertamina baik-baik saja, tidak acak-acakan. Secara prosedur kerja, manajemen juga telah mengeluarkan aturan yang mengatur alur kerja dan kewenangan di masa transisi,” katanya.

Mengenai revitalisasi dan pembangunan kilang, tambah Agus, hingga saat ini proyek Refinery Development Master Plan dan Grass Root Refinery (RDMP/GRR), tetap berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Secara umum seluruh proyek menunjukkan progres yang jelas dan berjalan baik dengan pantauan manajemen.

“Proses restrukturisasi dilakukan secara bertahap. Di masa transisi saat ini, kita  memastikan seluruh persiapan restrukturisasi telah matang. Kita fokus agar restrukturisasi berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif mendukung pencapaian tujuan Pertamina menjadi perusahaan energi global terdepan,” ujar Agus.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 12 Juni 2026 Lengkap Pertalite hingga Pertamax

57 tahun lalu

PLTGU Jawa Satu Beroperasi Andal, Dukung Sistem Kelistrikan Jawa-Bali

57 tahun lalu

Harga BBM Pertamina 11 Juni 2026 Terbaru, Pertamax Naik jadi Segini!

57 tahun lalu

Pengendara Beralih ke Pertalite usai Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal