Rekaman Suara Saat Rapat dengan Karyawan Bocor, Garuda Indonesia Klarifikasi ke Otoritas Bursa

Suparjo Ramalan
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, Irfan Setiaputra.

Manajemen Garuda menjelaskan, rekaman audio tersebut berasal dari diskusi internal manajemen dengan karyawan perihal program human capital, salah satunya membahas program pensiun dini kepada karyawan. Dalam rekaman suara tersebut, manajemen memberikan gambaran awal kepada karyawan seputar program pensiun dini. 

"Dapat kami sampaikan bahwa rekaman audio yang beredar tersebut merupakan rekaman diskusi internal perseroan yang dilakukan manajemen bersama karyawan dalam kaitan penyampaian informasi mengenai program Human Capital, yaitu penawaran pensiun dini kepada karyawan," demikian bunyi surat balasan Garuda Indonesia, dikutip Jumat (28/5/2021). 

Manajemen juga menyampaikan bahwa telah ada press release resmi perihal pensiun dini yang diterbitkan secara resmi. Press release terlampir juga penjelasan dimaksud telah disampaikan melalui sistem pelaporan elektronik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia pada tanggal 24 Mei 2021.

Sementara, perihal pertanyaan BEI bagaimana rekaman audio rapat internal dapat beredar luas di masyarakat, Garuda Indonesia menyebut, telah mengatur secara tegas mengenai larangan penyebarluasan informasi internal mengacu kepada aturan yang berlaku perusahaan. 

Namun demikian, perkembangan teknologi informasi saat ini memungkinkan terjadinya penyebarluasan informasi internal di luar kontrol perusahaan. Saat ini, manajemen emiten tengah melakukan penelusuran atas peristiwa tersebarnya rekaman rapat internal yang dimaksud.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Garuda Indonesia Tawarkan Pensiun Dini, Serikat Karyawan: Itu Keputusan Sepihak

10 hari lalu

Bos BEI Bantah Isu IHSG Melemah gegara Pidato Prabowo, Singgung Faktor Global

13 hari lalu

Nagita Slavina Bongkar Alasan RANS Melantai di Bursa, Bukan Sekadar Cari Modal!

14 hari lalu

BEI Segera Evaluasi Kepatuhan Aturan Free Float, 327 Emiten Masih di Bawah 15 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal