Realisasi Belanja KemkopUKM Jauh dari Target, Teten Mengaku Prihatin

Michelle Natalia
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. (Foto: Ist)

Hal itu, antara lain disebabkan masih banyak usaha mikro yang belum bisa mengakses pembiayaan formal melalui perbankan. 

"Kita usahakan akses pembiayaan kredit perbankan usaha mikro bisa ditingkatkan. Alhamdulillah, Presiden Joko Widodo setuju, hingga 2024 porsi kredit perbankan untuk UMKM bisa lebih dari 30 persen," kata Teten.

Menurut dia, KemenkopUKM juga akan mendorong Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UMKM, yang dinilai masih belum cukup untuk mendorong UMKM naik kelas. 

Teten memaparkan, UMKM hampir kosong porsinya atau masih sedikit sekali yang mengakses pembiayaan ke perbankan. Hal ini akan berbahaya karena UMKM tersebut tidak akan produktif. Padahal, UMKM yang produktif menjadi handicap untuk mendorong Indonesia masuk sebagai negara maju. 

"Selain akses perbankan yang masih minim, kapasitas usaha mereka juga tidak berkembang, dan produk mereka tidak punya daya saing. Dua isu ini yang perlu disikapi bersama-sama," ungkap Teten.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Batas Pinjaman KUR Dinaikkan, Menteri Teten: Biar UMKM Cepat Naik Kelas

57 tahun lalu

Soal Pajak, Pemerintah Tegaskan Tarif PPh UMKM Tidak Berubah

57 tahun lalu

Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

57 tahun lalu

Pajak UMKM Diperketat, Berikut Ketentuan Tarif PPh Final untuk CV, PT dan Firma 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal