Putin Sebut Sanksi Barat ke Rusia Gagal, Justru Jadi Bumerang bagi AS dan Sekutu

Jeanny Aipassa
Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Ist)

MOSKOW, iNews.id - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan rentetan sanksi Barat ke negara beruang merah telah gagal. Bukannya memukul ekonomi Rusia, sanksi tersebut justru jadi bumerang bagi Amerika Serikat (AS) dan sekutunya. 

Menurut dia, sanksi Barat diharapkan dapat segera mengacaukan situasi keuangan-ekonomi, memprovokasi kepanikan di pasar, meruntuhkan sistem perbankan, dan menimbulkan kekurangan pasokan di toko-toko Rusia.

"Kenyataannya strategi serangan ekonomi telah gagal dan malah menyebabkan kemerosotan ekonomi di Barat," kata Putin, dalam pidato yang disiarkan televisi selama panggilan video dengan pejabat tinggi ekonomi, seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (19/4/2022).

Negara-negara Barat telah memberlakukan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya pada perusahaan dan sistem keuangan Rusia, sejak melakukan invasi ke Ukraina pada 24 Februari 2022. 

Namun Putin mengatakan Rusia telah bertahan dari tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal itu, terlihat dari mata uang rubel telah menguat dan negara tersebut telah mencatat surplus perdagangan tinggi yang bersejarah sebesar 58 miliar dolar AS, pada kuartal I 2022. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Rupiah Melemah Jadi Topik Hangat MoneyFestasi iNews Media Group Connect Campus di UNS

Keuangan
19 jam lalu

IHSG Melemah usai Prabowo Pidato Kerangka Ekonomi Makro RAPBN 2027

Internasional
21 jam lalu

AS Tuduh WHO Telat Deteksi Ebola di Kongo, Renggut 100 Nyawa Lebih

Nasional
21 jam lalu

Prabowo Targetkan Ekonomi Tumbuh 6,5% di 2027, Rupiah Rp16.800-17.500 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal