Proyek Rusun ASN Lewat Skema KPBU Kurang Diminati Investor, Ini Penyebabnya

Iqbal Dwi Purnama
Hingga saat ini belum ada investor yang tertarik menggarap proyek Rusun ASN di IKN dengan skema KPBU. (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

"Jadi masih kita hitung betul, mendingan loan (pinjaman) karena masih kecil bunganya," kata dia.

Sebelumnya dikabarkan, setidaknya ada tiga investor yang saat ini tengah mengajukan skema KPBU ke Kementerian PUPR untuk melakukan pembangkangan rusun ASN di IKN. Pertama, PT Summarecon Agung Tbk, serta perusahaan yang membentuk konsorsium yaitu China Construction First Group Corp Ltd (CCFG) dan PT Risjadson Brunsfield Nusantara.

Summarecon akan membangun 6 tower, dan Konsorsium Nusantara akan membangun 60 tower. Adapun nilai investasinya, diketahui konsorsium China nilainya Rp30,8 triliun, sedangkan Summarecon Rp1,67 triliun.

"Mereka akan menggarap rusun ASN dan Hankam dengan skema KPBU. Itu di luar pembangunan 47 tower PNS yang dari APBN. Ini lewat skema KPBU," ucap Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Haryo Bekti Martoyoedo beberapa waktu lalu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Keuangan
4 hari lalu

Galeri Investasi Binaan MNC Sekuritas Universitas MH Thamrin Ajak Mahasiswa Jadi Investor Adaptif

Nasional
5 hari lalu

Ekonomi Naik 5,61%, Purbaya Ajak Investor Balik ke Pasar Modal: Serok Saja, Nanti Untung Banyak

Makro
6 hari lalu

Ketahui 4 Kesalahan Investor Pemula dalam Berinvestasi ETF, Cek di Sini!

Nasional
8 hari lalu

IKN Terima Investasi Rp1,15 triliun dari Perusahaan Korsel, bakal Bangun Apartemen dan Hotel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal