Prediksi Harga Minyak Dunia di 2023, Kepala SKK Migas: Harus Ada Beberapa Skenario

Mochamad Rizky Fauzan
Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto. (dok iNews)

"Kemudian ekspor minyak Rusia yang beberapa saat ini kemungkinan akan ada ancaman keluar tanggal 5 Desember, apakah ekspor terhambat dengan kebijakan itu," ujar Dwi.

Kondisi lain yang juga memengaruhi pergerakan harga minyak, yaitu reaksi Rusia terhadap sanksi pembatasan harga minyak (price cap) dari negara maju, konflik antara Iran dan AS, dan penggunaan energi nuklir juga akan menyulitkan prediksi harga minyak tahun depan.

Dwi mengungkapkan, kebijakan perusahaan migas global terhadap alokasi keuntungan yang diperoleh dari kenaikan harga minyak juga akan berpengaruh. Dia berkata, investasi dari keuntungan yang diperoleh ke hulu migas hanya 27 persen.

Selebihnya akan digunakan perusahaan untuk membayar utang, konsolidasi bisnis, investasi lain seperti di sektor EBT, dan sebagian akan digunakan untuk membayar dividen.

"Meskipun harga naik tajam, investasi tidak signifikan pertumbuhannya jadi banyak pertanyaan harga tinggi kenapa investasi tak setinggi harga minyak. Mereka lihat kondisi dinamis, ada ancaman krisis sehingga dahulukan bayar utang," tutur Dwi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 hari lalu

Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Nyaris 12 Persen dalam Sepekan

6 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

7 hari lalu

Mendagri Sebut Inflasi RI Masih Terkendali di Level 3,34 Persen: di Bawah Target Nasional

10 hari lalu

Iran kembali Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia bakal Meroket lagi?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal