Praktisi Ramal Bulog Bisa Capai Target Serap 3 Juta Ton Beras saat Panen Raya

Puti Aini Yasmin
Praktisi yakin Bulog bisa capai target serap 3 juta beras dalam negeri di musim panen. (Elis Novit)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah menargetkan Perum Bulog untuk menyerap beras 3 juta ton dari dalam negeri. Hal itu mengingat komitmen pemerintah untuk tidak mengimpor beras di tahun ini.

Perum Bulog pun optimistis mampu menyerap gabah dan beras dari dalam negeri setara 3 juta ton saat panen raya 2025. Untuk memenuhi target itu, Bulog berkoordinasi dengan kekuatan jaringan TNI-Polri khususnya Babinsa di desa untuk memudahkan pemantauan panen di titik-titik produksi.

Terkait hal itu, Praktisi Hukum, Politisi, Aktivis dan Penulis Firliana Purwanti yakin Bulog mampu mencapai target tersebut.

“Dalam keadaan darurat ketahanan pangan, pemerintah bisa menempuh jalan terbaik demi terciptanya swasembada pangan, hal ini sesuai dengan UU nomor 18 tahun 2012 tentang pangan," ujar dia dikutip iNews.id, Jumat (22/2/2025).

Berdasarkan UU nomor 18 tahun 2012 pasal 30 ayat 1, kata Firliana, dijelaskan bahwa pemerintah berhak menyelenggarakan pengadaan, pengelolaan dan penyaluran cadangan pangan pemerintah. Sedangkan, dalam pasal 31 ayat 1 disebutkan bahwa penyaluran cadangan pangan pemerintah, dilakukan untuk menanggulangi antara lain kekurangan pangan dan gejolak harga pangan.

Pada musim panen raya yang dimulai bulan Maret, diperkirakan Perum Bulog dapat menyerap secara maksimal sebesar 2,1 juta ton dari penggilingan padi dan 900.000 ton dari petani. Hal ini sesuai informasi dari BPS dan Kementerian Pertanian, di mana diperkirakan untuk musim panen kali ini (hingga April 2025) diperkirakan surplus sekitar 4,9 juta ton.

“Kebijakan penyerapan dalam negeri yang maksimal dapat menahan lonjakan harga beras dan menjaga pasokan pangan tetap stabil. Perum Bulog berperan sebagai penyangga antara petani dan konsumen, memastikan bahwa distribusi beras berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan yang dapat merugikan salah satu pihak,” ujar Agus Saifullah, pakar ekonomi pertanian.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bulog Serap 3 Juta Ton Beras hingga Juni 2026, Sudah 75% dari Target

57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

RI Mau Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Bidik Harga di Atas Rp16.000 per Kg

57 tahun lalu

Bulog Usul Perpanjang Bantuan Pangan Beras 20 Kg pada Juni-Juli 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal