Prabowo soal Perang Dagang AS-China: Indonesia Tak Memihak, Siap Jadi Jembatan

Danandaya Arya Putra
Presiden Prabowo Subianto di Antalya, Turki. (Foto: Sekretariat Presiden)

Prabowo pun menegaskan Indonesia tidak akan memutus kerja sama perdagangan dengan China. Dia menganggap China sebagai mitra dagang yang sangat penting bagi Indonesia.

"Oh, tidak mungkin (memutus kerja sama), China sangat dekat dengan Indonesia," katanya.

Sementara itu, dia mengaku telah meminta waktu kepada pihak Gedung Putih untuk bertemu dengan Donald Trump terkait kebijakan tarif impor 32 persen yang dikenakan kepada Indonesia.

"Saya sudah minta waktu, mudah-mudahan ya," ujarnya.

Diketahui, China kembali menaikkan tarif impor produk AS menjadi 125 persen. Langkah ini sebagai pembalasan atas kebijakan Trump yang mengumumkan tarif resiprokal terhadap China menjadi 145 persen.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya soal Prabowo Nombok Biaya Dinas Luar Negeri: Gak Ada Aturannya, Boleh Saja

57 tahun lalu

Prabowo Teken Perpres Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO

57 tahun lalu

Prabowo Terbitkan Perpres Baru Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini Isi Lengkapnya

57 tahun lalu

Pertimbangan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang jadi Kepala BGN: Tegas-Disiplin Jalankan SOP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal