PMI Manufaktur Indonesia September Naik, Terkuat dalam 8 Bulan

Advenia Elisabeth
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan pendorong PMI Manfaktur Indonesia naik di September 2022. (Foto: dok Kemenperin)

Sedangkan kenaikan produksi industri bahan galian nonlogam yang meliputi produk semen, keramik, dan kaca dipengaruhi meningkatnya permintaan kebutuhan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah, serta properti oleh pengembang. 

“Selain itu, juga terdapat belanja pemerintah yang disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk bantuan sosial,” ujarnya.

Sementara itu, S&P Global melihat adanya penurunan permintaan asing pada perusahaan-perusahaan Indonesia yang disurvei. Terkait hal itu, Menperin berpendapat, penurunan ekspor terjadi karena negara-negara tujuan seperti China, Amerika Serikat, maupun negara-negara Eropa mengalami inflasi yang mengakibatkan tekanan terhadap ekspor beberapa produk manufaktur Indonesia. Meski demikian, ekspor CPO dari Indonesia sudah normal kembali.

Meningkatnya permintaan pada September 2022 juga mendukung pertumbuhan indeks-indeks lain, seperti ketenagakerjaan dan aktivitas pembelian. Kondisi ini terbantu oleh menurunnya inflasi serta biaya output. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
30 hari lalu

Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026

1 bulan lalu

PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas

1 bulan lalu

Imigrasi Soetta Tunda Keberangkatan 3 WNI ke Kamboja, Diduga PMI Nonprosedural

2 bulan lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.839 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal