PLN Rampungkan 28 Pembangkit EBT Sepanjang 2023

Suparjo Ramalan
PLN telah merampungkan 28 pembangkit EBT baru sepanjang tahun 2023. (Foto: Ilustrasi/Pixabay)

Tidak sampai di situ, upaya PLN dalam melepas ketergantungan terhadap fosil juga dilakukan tak hanya dalam membangun pembangkit. PLN memperkuat infrastruktur transmisi dan jaringan distribusi ke pulau-pulau di Indonesia yang selama ini masih bergantung pada diesel.

Sebelumnya pada September 2023, PLN berhasil mengoperasikan jaringan listrik dan kabel sungai bertegangan 20 kiloVolt (kV) di Kecamatan Pelangiran dan Kecamatan Teluk Belengkong Provinsi Riau. PLN juga mengoperasikan saluran kabel laut tegangan menengah 20 kV interkoneksi Batam–Pulau Buluh pada Desember 2023. Dengan dioperasikannya jaringan listrik ini, Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang sebelumnya digunakan sebagai suplai utama ini dinonaktifkan dan warga dapat menikmati listrik 24 jam.

"Selain mempercepat transisi energi, upaya pembangunan kabel bawah laut ini menjadi upaya PLN memberikan akses listrik yang merata bagi seluruh masyarakat. PLN terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur listrik ke seluruh desa, termasuk Kawasan 3T di Indonesia agar dapat menikmati listrik selama 24 jam," kata Darmawan.

Di sisi lain, dalam upaya mendukung pengembangan alternatif energi hijau lainnya, PLN menjadi pionir pengembangan rantai pasok green hydrogen sebagai alternatif bahan bakar kendaraan di Indonesia. PLN pun telah meresmikan 21 unit Green Hydrogen Plant (GHP) pada 20 November 2023 yang mampu memproduksi sampai dengan 199 ton hidrogen per tahun.

Ke-21 lokasi GHP PLN tersebut berada di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Pangkalan Susu, PLTU Muara Karang, PLTU Suralaya 8, PLTU Suralaya 1-7, PLTU Cilegon, PLTU Labuan, PLTU Lontar, PLTU Priok, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTU Muara Tawar, PLTU Indramayu, PLTU Tambak Lorok, PLTU Tanjung Jati, PLTU embang, PLTU Tanjung Awar-Awar, PLTU Gresik, PLTU Pemaron, PLTU Paiton, PLTU Grati, PLTU Pacitan, dan PLTU Adipala.

“Lewat GHP ini, kami membangun bagaimana transisi sektor transportasi ke low carbon berjalan dengan baik. Tentu saja kalau kita berbicara transportasi, terdapat dua opsi. Yang pertama mobil listrik berbasis pada baterai yang sudah kami bangun ekosistemnya. Kedua kendaraan berbasis pada hidrogen. Ini perlu ada rantai pasok yang khusus, ini perlu ada green hydrogen yang telah kami sediakan melalui GHP ini,” ujarnya.

Ke depannya PLN akan menjalankan skenario Accelerated Renewable Energy Development (ARED) yang akan menambah kapasitas pembangkit EBT sebesar 75 persen dan pembangkit berbasis gas sebesar 25 persen hingga 2040. Dengan skenario ini, diharapkan Indonesia bisa mencapai target net zero emissions (NZE) di tahun 2060 atau lebih cepat. 

Skema ARED ini juga dipaparkan pada forum global United Nations Climate Change Conference (COP28) di Dubai, UEA yang diselenggarakan pada 30 November–13 Desember 2023. Hal ini dilakukan untuk menjalin kolaborasi internasional. Kolaborasi ini penting, mengingat transisi energi di Tanah Air masih menghadapi banyak tantangan.

"Kami tidak bisa menjalankan semuanya dalam suasana kesendirian. Satu-satunya cara untuk terus maju adalah melalui kolaborasi. Kita berbicara tentang kolaborasi dari sisi kebijakan, inovasi teknologi, investasi sehingga seluruh dunia bersama menuju satu tujuan, menyelamatkan bumi," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
15 hari lalu

PLN Gratiskan Tarif Listrik 6 Bulan untuk Huntara di Wilayah Bencana Sumatra

Nasional
28 hari lalu

ESDM: Porsi EBT di Bauran Energi Naik Jadi 15,75 Persen, Tambahan Terbesar dari PLTA

Nasional
28 hari lalu

Pengguna EV Naik saat Libur Nataru, Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak 479 Persen

Buletin
28 hari lalu

Kriminalitas Menggila, Emak-Emak Disandera dan Sindikat Kabel PLN Dibekuk Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal