Petinggi Hyundai Terjerat Kasus Suap, Pertamina Harus Awasi Ketat Proyek RDMP Balikpapan

Ranto Rajagukguk
PT Pertamina (Persero) diminta untuk mengawasi proyek pembangunan Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan. (Foto: Okezone)

Sebagai informasi, RDMP Balikpapan merupakan satu dari enam megaproyek kilang yang dibangun Pertamina. Keenam megaproyek kilang itu terdiri atas empat proyek perluasan (Refinery Development Master Plan/RDMP) dan dua proyek pembangunan baru (Grass Root Refinery/GRR).

RDMP Balikpapan akan meningkatkan kapasitas pengolahan kilang dari 260 ribu barel per hari (bpd) menjadi 360.000 pbd serta meningkatkan kualitas produk dari BBM dari setara Euro II menjadi setara Euro V. Sedangkan Central Crude Lawe-Lawe memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 2 juta barel.

Selain itu, RDMP Kilang Balikpapan akan mengurangi beban impor solar hingga 17 persen karena produksi solar meningkat 23 persen atau 30.000 barel per hari. RDMP Kilang Balikpapan juga akan menghasilkan produk baru propilen sebesar 230.000 ton per tahun.

Proyek dengan nilai investasi sebesar 6,5 miliar dolar AS ini ditargetkan selesai pada tahun 2023 mendatang untuk tahap 1. Kemudian tahap 2 ditargetkan tuntas pada tahun 2025.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
17 jam lalu

Harga BBM Pertamina 21 Juli 2026 di Seluruh Indonesia, Ada yang Naik?

2 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 20 Juli 2026, Lengkap Pertalite hingga Pertamax

3 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 19 Juli 2026, Cek sebelum Bepergian

3 hari lalu

Pertamina Pastikan Stok BBM Sumut Aman, Polisi Kawal Distribusi ke SPBU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal