Peter Gontha Beberkan Ada Iuran Wajib yang Disetor Pilot ke Manajemen Garuda Indonesia

Suparjo Ramalan
Peter Gontha. (Foto: dok iNews)

"Hitung saja kalau Pilot Garuda ada 1.000-1.500 orang, berapa jumlahnya? Kemana uangnya? Sebaiknya diaudit," kata Peter.

Dia juga mengungkapkan alasan dirinya dipecat pemegang saham. Peter Gontha diberhentikan dari jabatan komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Garuda Indonesia, pada 13 Agustus 2021. 

Peter menyebut, alasan pemberhentian dirinya sebagai Komisaris Garuda Indonesia, karena karena tidak sejalan dengan manajemen dan pemegang saham.

"Tahukah Anda mengapa saya 'dipecat' dari Garuda? Karena tidak sejalan dengan pikiran para pemimpinnya, sekarang kita menuai hasilnya," ujar Peter. 

Saat masih menjabat sebagai Komisaris Garuda Indonesia pun, Peter blak-blakan perihal kerugian pemegang saham minoritas akibat kinerja maskapai penerbangan pelat merah yang kian merugi. Adapun jumlah kerugian mencapai Rp 11,2 triliun.

Diketahui, saham minoritas tersebut milik pengusaha Chairul Tanjung. Dimana, saham yang dimilikinya sebesar 28 persen. 

"Kasian Chairul Tanjung, orang yang jelas menaruh uang pribadinya, satu-satunya! Bukan orang yang ngatur uang rakyat," tutur Peter. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Apa Itu PBI BPJS yang Pesertanya Dinonaktifkan? Ini Penjelasannya

Nasional
4 hari lalu

Seskab Teddy Sebut Iuran Board of Peace Tak Wajib: Indonesia Belum Bayar

Nasional
7 hari lalu

Prabowo Panggil Bos Garuda Indonesia dan Pindad ke Istana, Ini yang Dibahas 

Nasional
13 hari lalu

Penjelasan Menlu Sugiono soal Iuran Rp16 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal