Perusahaan Manajer Investasi Terkemuka Jerman Tambahkan Bitcoin dalam Portofolio Pendanaan

Jeanny Aipassa
Ilustrasi mata uang kripto, Bitcoin. (Foto: dok iNews)

Saat itu, perusahaan menambahkan sertifikat delta-one yang melacak nilai mata uang kripto terbesar dunia itu, ke salah satu dana investasi campurannya, yang bernama PrivatFonds Fleksibel Pro.

Seperti diketahui, undang-undang baru yang memungkinkan dana institusional Jerman (Spezialfonds) untuk menginvestasikan hingga 20 persen dari portofolio mereka dalam Bitcoin, mulai berlaku pada 2 Agustus.

Langkah ini, digembar-gemborkan sebagai langkah besar menuju adopsi institusional di Eropa, mengingat sekitar 415 miliar dolar AS berpotensi mengalir ke aset digital.

Meski demikian, analis menilai Jerman dan Uni Eropa tidak akan langsung terjun ke mata uang kripto, melainkan melakukan pendekatan dengan cara yang konservatif.

Daniel Bathe mengklaim Eropa sedang mengejar posisi Bitcoin sebagai "lindung nilai" yang mengambil alih Wall Street pada akhir 2020.

"Kami mengamati bahwa tren ini semakin datang ke Eropa juga. Kami ingin bersiap untuk itu," ujar Daniel Bathe.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Purbaya: Selama Saya Jadi Menteri Keuangan, Tidak Ada Tax Amnesty 

Bisnis
3 hari lalu

MNC Finance Dorong Literasi Keuangan Pelaku Usaha Lewat Program Gali Cuan Bersama GC Farm

Keuangan
4 hari lalu

Galeri Investasi Binaan MNC Sekuritas Universitas MH Thamrin Ajak Mahasiswa Jadi Investor Adaptif

Keuangan
7 hari lalu

MNC Asset Management dan Ayovest Resmi Kerja Sama Pemasaran Reksa Dana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal