Perusahaan Malaysia Bakal Investasi Rp16,46 Triliun untuk Proyek Energi Bersih di China dan RI

Aditya Pratama
Genting Bhd menyampaikan rencana investasi lebih dari 1 miliar dolar AS atau setara Rp16,46 triliun untuk proyek energi bersih di China dan Indonesia. (Foto: genting.com)

Secara terpisah, Genting menyampaikan bahwa unit bisnisnya, Genting MZW setuju untuk membeli 49 persen Pembangkit Listrik Tenaga Gas SDIC Jineng (ZhouShan) China yang sedang membangun dua pembangkit listrik tenaga gas berkapasitas 754 megawatt di Provinsi Zhejiang seharga 14 juta dolar AS. 

Perusahaan yang berbasis di Kuala Lumpur ini juga akan menginvestasikan tambahan 46 juta dolar AS untuk mendanai proyek tersebut. Diharapkan proyek tersebut mulai beroperasi secara komersial tahun depan.

Sebagai informasi, Genting memiliki kapasitas pembangkit listrik terpasang bruto lebih dari 3.500 megawatt, yang akan meningkat menjadi 5.000 megawatt setelah akuisisi. 

Pemerintah telah meningkatkan investasi pada energi terbarukan dengan investasi baru-baru ini pada pembangkit listrik tenaga angin di India dan pembangkit listrik tenaga surya di China. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap transisi dari batu bara ke energi ramah lingkungan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kolaborasi MNC Sekuritas-MNC Bank Tingkatkan Literasi Keuangan dan Perbankan Digital Generasi Muda di UNAS

57 tahun lalu

Menhut Tawarkan Skema Investasi Konservasi Alam di Forum Internasional

57 tahun lalu

Kinerja 2025 Positif, Pertamina Perkuat Ketahanan dan Akselerasi Transisi Energi

57 tahun lalu

PLTU Pelabuhan Ratu Mulai Gunakan Biomassa Sorgum, Kurangi Penggunaan Batu Bara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal