Perusahaan Jalan Tol Grup Salim Delisting dari Bursa, Ini Alasannya

Dinar Fitra Maghiszha
PT Nusantara Infrastructure Tbk (META). (Foto: Istimewa)

Adapun manajemen juga berniat mengembangkan anak usaha sektor jalan tol yang membutuhkn pendanaan besar atau capital intensive. Menurutnya, karakteristik bisnis tersebut membutuhkan periode lama untuk menghasilkan imbal hasil investasi (return-on-investment).

"Sebagai akibatnya dapat menambah jangka waktu lebih panjang lagi untuk dapat memberikan dividen kepada pemegang sahamnya," lanjut manajemen.

Sebagaimana diketahui, saham META telah disuspensi BEI sejak Rabu (8/11), sehubungan dengan rencana go-private yang diumumkn pada 7 November 2023. Demi memuluskan aksi korporasi ini, META akan meminta persetujuan investor publik melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Desember 2023.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

OJK bakal Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal, Kawal Transformasi BEI

Nasional
5 jam lalu

Purbaya Beberkan Tugas Juda Agung usai Resmi Jadi Wamenkeu, Apa Saja?

Bisnis
1 hari lalu

BEI Perketat Syarat Perusahaan IPO di Bursa, Cegah Kemunculan Saham Gorengan

Nasional
2 hari lalu

OJK Targetkan Seluruh Emiten Penuhi Aturan Free Float 15 Persen di 2029

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal