Perum Bulog Bantu Ciptakan Ketahanan Pangan Melalui Pemberdayaan Hulu ke Hilir

Tim iNews.id
Perum Bulog mulai melakukan huluisasi sebagai pilot project untuk menciptakan ketahanan pangan. (Foto: Dok. Perum Bulog)

“Saat ini sudah 1.000 Hektare lahan sawah yang menjadi Mitra Tani dari Perum Bulog dari target pengelolaan 100.000 hektare. Tentunya jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan jumlah 7 juta hektare sawah di Indonesia. Namun diharapkan melalui program pendampingan ini, kami bisa membantu meningkatkan produksi beras dari mitra-mitra kami serta menginspirasi program-program serupa lainnya,” kata Bayu.

General Manager Unit Bisnis Perum Bulog Sentra Niaga, Topan Ruspayandi menjelaskan, selain huluisasi, Perum Bulog juga gencar menggiatkan hilirisasi.

“Kami melakukan pengembangan jaringan ritel binaan di mana kami bekerja sama dengan masyarakat yang ingin membuka usaha bisnis perdagangan komoditas untuk menjadi mitra Rumah Pangan Kita (RPK). Saat ini sudah ada 19.500 RPK serta total omzet RPK mencapai Rp4,1 triliun pada tahun 2023,” kata Topan.

Keberadaan RPK juga makin memudahkan masyarakat luas untuk mendapatkan produk-produk Perum Bulog dalam memenuhi kebutuhan pangan harian. Hal ini juga menunjukkan komitmen perusahaan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Direktur Transformasi dan Hubungan Antar Lembaga Perum Bulog, Sonya Mamoriska Harahap menuturkan, program transformasi dari hulu ke hilir yang sedang dilaksanakan oleh Perum Bulog memiliki 4 visi yaitu kepercayaan, kepemimpinan pada rantai pasok pangan, pelayanan prima dan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap dalam waktu 5 tahun ke depan, bisa tetap menunjukkan kepemimpinan kami pada rantai pasok pangan sekaligus meraih kepercayaan masyarakat kembali. Tugas utama kami pada distribusi pangan adalah mengantarkan kebaikan,” kata Sonya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 hari lalu

Bulog Siap Luncurkan Beras SPHP Premium untuk Tekan Kenaikan Harga 

13 hari lalu

Bulog Evaluasi Total Gudang Karawang usai Keluhan Warga terkait Kutu Beras

30 hari lalu

Stok Beras Melimpah, Mentan Amran Pastikan Tidak Ada Impor untuk Konsumsi

2 bulan lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal