Pertemuan The Fed Jadi Sorotan Investor, Akankah Meredam Volatilitas Pasar?

Jeanny Aipassa
Kantor Federal Reserve. Foto: Reuters

"Untuk mengatasi masalah perbankan, Anda benar-benar harus kembali ke suku bunga yang sangat rendah dan saya rasa itu tidak akan terjadi. Apa yang akan Anda hadapi adalah Fed yang mungkin akan sedikit lebih fokus pada inflasi dan mereka akan menghadapi situasi perbankan yang muncul," kata Paul Nolte, penasihat kekayaan senior dan ahli strategi pasar di Murphy & Sylvest.

Sumber Reuters mengatakan skenario untuk meredam gejolak pada industri perbankan sedang dibahas ketika pemimpin The Fed berkumpul di Washington untuk pertemuan dua hari yang dijadwalkan mulai 22-23 Maret 2023. 

Seperti diketahui, saham Silicon Valley Bank (SVB) tenggelam di bawah kerugian terkait obligasi akibat lonjakan suku bunga, CEO hedge fund Man Group (EMG.L), Luke Ellis, mengatakan gejolak belum berakhir dan memprediksi kegagalan bank lebih lanjut.

Runtuhnya SVB memulai 10 hari yang penuh gejolak bagi bank yang menyebabkan 3 miliar franc Swiss (3,2 miliar dolar AS) pengambilalihan yang direkayasa oleh Swiss atas Credit Suisse oleh saingannya UBS (UBSG.S).

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.744 per Dolar AS

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.706 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal