Pertamina Aplikasikan B30, Hemat Devisa Rp122 Triliun dan Tekan 28 Juta Ton CO2

Iqbal Dwi Purnama
Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, dalam sesi interview bersama iNews, Senin malam (15/5/2023). (Foto: MPI/Iqbal Dwi Purnama)

"Dengan mengganti 30 persen solar dengan CPO, maka ada devisa negara yang dihemat sebesar Rp122 triliun di tahun 2022, dan bisa menurunkan karbon emisi 28 juta ton, jadi kita menyediakan BBM yang bisa lebih diterima oleh lingkungan," sambungnya.

Disamping itu menurutnya Indonesia memiliki lahan sawit yang cukup luas dan memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai alternatif bahan bakar. Karena hingga saat ini, pemerintah juga masih melakukan importasi yang cukup besar terhadap produk BBM.

Nicke menjelaskan, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah yang bisa dijadikan sebagai sumber energi bersih sehingga ekonomi hijau memiliki prospek yang menjanjikan bagi bisnis Perseroan di masa depan. 

Contohnya, Indonesia memiliki potensi EBT hingga 430 Giga Watt EBT, dari Geothermal, angin, air, matahari, dan lainnya. Potensi Natural Based Solution kedua terbesar di dunia, dengan adanya coverage mangrove dan hutan. Serta, pengembangan CCS/CCUS di sektor migas yang memiliki potensi besar hingga 400 Giga Ton.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
22 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 6 Februari 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

Nasional
2 hari lalu

Harga BBM Pertamina 5 Februari 2026 dari Pertalite hingga Pertamax

Nasional
3 hari lalu

Harga BBM Pertamina 4 Februari 2026 di Seluruh Indonesia

Nasional
3 hari lalu

Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal