Pertama Kalinya, Pengeluaran Militer Global Tembus Rp28.794 Triliun

Dinar Fitra Maghiszha
Pertama kalinya, pengeluaran militer global tembus Rp28.794 triliun. Foto: Reuters

Pengeluaran negara-negara Eropa pada 2021 menyumbang 20 persen ​​dari total pengeluaran militer global. Sementara anggaran pertahanan China, yang terbesar kedua di dunia, diperkirakan mencapai 14 persen.

AS sejauh ini tetap menjadi pembelanja terbesar, dengan 801 miliar dolar AS dialokasikan untuk angkatan bersenjata pada 2021, menurut SIPRI. Dalam dekade terakhir, pengeluaran militer AS telah mencapai 39 persen dari pengeluaran global. 

Sementara itu, pembelian senjata AS telah menurun karena lebih banyak dana dikhususkan untuk penelitian dan pengembangan militer. Menurut peneliti SIPRI Alexandra Marksteiner, ini menunjukkan AS lebih fokus pada teknologi generasi berikutnya.

Karena negara-negara Eropa dari Swedia hingga Spanyol telah berjanji meningkatkan anggaran pertahanan, kata Beraud-Sudreau, indikasi awal adalah modernisasi dan peningkatan sistem senjata akan menjadi prioritas utama. Dalam melakukannya, mereka menghadapi pilihan apakah akan memprioritaskan pembangunan cepat dengan membeli peralatan dari produsen senjata di bagian lain dunia, atau mengambil pendekatan jangka panjang dengan meningkatkan pendanaan untuk industri dalam negeri.

Namun, pembelian senjata bukan satu-satunya persyaratan yang disoroti oleh invasi Rusia.

"Anda melihat banyak tantangan pasukan Rusia terkait dengan hal-hal seperti logistik, bahan bakar, ban, dan komunikasi yang aman. Membeli barang itu mungkin kurang terlihat, tetapi situasi di Ukraina telah menunjukkan kepada pengamat eksternal betapa pentingnya hal itu untuk berperang," tuturnya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Europe on Screen 2026 Resmi Dimulai, 55 Film Eropa Diputar Gratis!

57 tahun lalu

KEK RI Diminati Investor Eropa, Sektor Energi Hijau dan Teknologi Jadi Primadona 

57 tahun lalu

Detik-Detik Ibu Kota Kyiv Diguncang Serangan Rusia, 600 Drone dan 90 Rudal Hantam Ukraina

57 tahun lalu

Kyiv Membara! Rusia Hujani Ukraina dengan 600 Drone dan 90 Rudal Balistik, Warga Panik Berhamburan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal