Perkuat Hilirisasi, Erick Thohir: Indonesia Perlu Susun Strategi Besar Sektor Pertambangan

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Ist)

Sebelumnya, Kepala Negara menolak menandatangani kesepakatan kerja sama rantai pasok (supply chain) bahan baku pertambangan dengan sejumlah negara. Penolakan dilakukan saat pelaksanaan forum kerja sama multilateral G20 di Roma dan COP26 di Glasgow beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, alasan Presiden menolak menandatangani kesepakatan supply chain tersebut karena Indonesia dituntut untuk mengirimkan bahan baku pertambangan sebanyak mungkin kepada sejumlah negara

"Untuk pasar global artinya apa? Bukan berarti kita anti asing, atau kita tidak suka turis asing. Itu salah besar. Pasar global artinya apa? Memang Indonesia punya keinginan bahwa sumber daya alam yang kita miliki saat ini, Pak Presiden ingin di hilirisasi di Indonesia, jadi seperti nikel kalau bisa diproduksi di Indonesia sampai baterai listriknya," tutur Erick Thohir. 

Dia menambahkan, ekspor bahan baku pertambangan hanya akan menumbuhkan ekonomi negara lain. Meski mengaku tidak anti-asing, namun sumber daya alam (SDA) harus dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi dalam negeri.

Indonesia memiliki komitmen besar terhadap transformasi ekonomi hijau (green ekonomi) bagi dunia. Karena lingkungan hidup menjadi masa depan bagi generasi akan datang yang harus dijaga.

"Sebaliknya, bila program green ekonomi yang kerap digaungkan banyak negara di dunia dan dinilai hanya menguntungkan negara tertentu saja, maka pemerintah dengan tegas akan menolaknya," ungkap Erick Thohir.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
All Sport
14 jam lalu

Erick Thohir Kagum Timnas Futsal Indonesia Runner Up Piala Asia 2026, Soroti Kerja Keras dan Manajemen

Soccer
2 hari lalu

Agenda IOC di Milan, Erick Thohir Curhat Sepak Bola Global Bareng Presiden FIFA dan Elite Serie A

All Sport
3 hari lalu

Antusias Tinggi, Hampir 70 Orang Daftar Seleksi JPT Deputi Kemenpora

Soccer
4 hari lalu

Indonesia Resmi Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031, Bersaing dengan Australia dan Korsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal