Penyebab KA Pandalungan Anjlok di Stasiun Tanggulangin: Lockbox Wesel Patah

Iqbal Dwi Purnama
KNKT menyebut, anjloknya KA Pandalungan karena patahnya lockbox pada wesel 1 sebelah kanan diakibatkan oleh defleksi arah vertikal pada jalan rel. (Foto: iNews/Yoyok Agusta)

JAKARTA, iNews.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melaporkan hasil investigasi kecelakaan anjlokan yang melibatkan KA 75A Pandalungan di emplasemen Stasiun Tanggulangin, Daop 8 Surabaya. Insiden ini diawali saat KA Pandalungan tiba di Stasiun Sidoarjo pukul 07.40 WIB dan diberangkatkan kembali pukul 07.42 WIB. 

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menjelaskan, sesuai jadwal, KA Pandalungan direncanakan untuk melintas langsung di Stasiun Tanggulangin di jalur II, namun saat akan memasuki stasiun, kereta tersebut tertahan sinyal masuk yang berindikasi 'Berhenti'. 

Saat petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) akan memberikan indikasi 'Aman' untuk KA Pandalungan, handel sinyal masuk dari arah Stasiun Sidoarjo tidak dapat ditarik. Kemudian, PPKA memberikan perintah kepada masinis KA Pandalungan melalui Pengendali Perjalanan Kereta Api Terpusat (PPKP) untuk melewati sinyal berindikasi 'Berhenti' (Perintah MS). 

Setelah mendapatkan perintah MS, masinis KA Pandalungan menjalankan kereta untuk masuk ke Stasiun Tanggulangin, namun mengalami anjlokan di Wesel 1.

"KNKT menemukan beberapa fakta temuan yang didapat dari hasil investigasi di lapangan," ujar Soerjanto dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (16/2/2024).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap, KA Argo Bromo Dapat Sinyal Hijau di Stasiun Bekasi sebelum Tabrak KRL

57 tahun lalu

KNKT Ungkap KA Argo Bromo Mulai Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

57 tahun lalu

KNKT Belum Bisa Pastikan Kapan Investigasi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Selesai, Ini Alasannya

57 tahun lalu

KNKT Selidiki Persinyalan Kereta Api Imbas Kecelakaan di Bekasi, Cari Kelemahan Sistem

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal