Penyaluran Bansos Di Wilayah 3T, Mensos Risma: Bantuan Rp200.000, Ongkosnya Rp600.000

Iqbal Dwi Purnama
Mengteri Sosial, Tri Rismaharini. (Foto: iNews.id/Widya Michella)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, mengungkapkan tingginya biaya untuk penyaluran Bantuan Sosial (bansos) di wilayah 3T (Terluar, Terpencil, dan Tertinggal) dibandingkan jumlah bansos yang diberikan.

Menurut dia, dari laporan di lapangan, biaya penyaluran bansos kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah 3T ternyata ada yang mencapai Rp600.000 dibandingkan nilai bansos yang hanya sekitar Rp200.000. 

Hal itu, masih ditambah dengan tantangan yang dihadapi petugas, seperti mengarungi sungai atau menyeberangi laut dengan menggunakan perahu di tengah cuaca yang terkadang tidak kondusif.

"Bantuannya saja Rp200.000. Ongkosnya mulai dari Rp200.000 sampai Rp600.000. Sudah gitu taruhan nyawa. Saya akan siapkan peraturan khusus supaya warga di wilayah 3T tetap bisa menerima bantuan," ujar Mensos yang akrab disapa Risma, mengutip laman kementeriannya, Selasa (31/8/2021).

Risma pun menduga hal itulah yang membuat distribusi bantuan sosial untuk KPM di daerah 3T menjadi terhambat, yakni karena faktor biaya dan kondisi alam yang sulit. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Mensos Reaktivasi 106.000 Peserta BPJS PBI Pengidap Sakit Kronis

Nasional
1 hari lalu

15 Juta Warga Mampu Jadi Penerima BPJS PBI, Ini Penjelasan Mensos

Nasional
2 hari lalu

Gus Ipul Tegaskan Peserta PBI Nonaktif Penyakit Kronis Tetap Dijamin Negara: Jangan Ada RS yang Tolak!

Nasional
2 hari lalu

Mensos Beberkan Beda Data Peserta BPJS PBI Nonaktif Pengidap Sakit Kronis dengan Kemenkes

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal