Penumpang Pesawat Bercanda Bawa Bom, Ini Penjelasan Lengkap Pelita Air

Suparjo Ramalan
Pesawat Pelita Air IP205 rute Surabaya–Jakarta tertunda penerbangannya akibat ada penumpang bercanda membawa bom. (Foto: istimewa)

Pelita Air kemudian mengumumkan kepada penumpang mengenai keterlambatan keberangkatan pesawat tersebut, dari jadwal semula pada pukul 13.20 WIB menjadi pukul 18.00 WIB. 

Dia menjelaskan, penundaan tersebut dilakukan guna menjamin keselamatan dan keamanan penumpang, karena pemeriksaan dilakukan petugas terhadap seluruh pesawat hingga dipastikan aman untuk terbang.

"Kepada seluruh penumpang dalam penerbangan tersebut, kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian yang diberikan selama proses pemeriksaan berlangsung," ungkap Agdya. 

Terkait tindakan Surya Hadi Wijaya yang telah merugikan pihak maskapai juga penumpang, Pelita Air akan memproses yang bersangkutan ke jalur hukum sesuai sesuai dengan undang-undang yang berlaku. 

Untuk diketahui, berdasarkan Pasal 344 huruf e Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan Setiap orang dilarang melakukan Tindakan melawan hukum (acts of unlawful interference) yang membahayakan keselamatan penerbangan dan angkutan udara berupa menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan. 

Menurut pasal 437 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Setiap orang menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan sebagaimana di maksud pasal 344 huruf e dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun.

"Kami selalu mengikuti protokol keselamatan dan  keamanan yang ketat dan tidak mentolerir hal – hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan penerbangan dan akan bertindak tegas kepada pelaku," tutur Agdya. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Jumlah Pesawat yang Beroperasi di RI Ternyata Kian Menyusut, Apa Penyebabnya?

Nasional
5 hari lalu

Pesawat Tanpa Awak dari China Dapat Sertifikat Layak Terbang Kemenhub, Bisa Angkut Logistik

Nasional
9 hari lalu

Menteri PPPA Minta Maaf terkait Usulan Gerbong Khusus Perempuan KRL Dipindah ke Tengah

Megapolitan
10 hari lalu

Transjakarta Operasikan Shuttle Bus dari Stasiun Bekasi Timur Imbas Kecelakaan Kereta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal