Penjelasan Danantara soal BUMN Ramai-Ramai Gelar RUPSLB di Akhir Tahun

Iqbal Dwi Purnama
COO Danantara, Dony Oskaria. (Foto: Tangguh Yudha)

"Khusus untuk (BUMN) karya, kita masih melakukan proses pengkajian. Bentuk terbaik dari merger sedang kita siapkan. Merger kan sudah pasti, karena kita ingin perusahaan karya menjadi lebih kuat ke depannya. Ada beberapa opsi," katanya.

Kajian tersebut mencakup penataan aset, restrukturisasi utang, skema konsolidasi bisnis, dan berbagai opsi pengurangan jumlah entitas perusahaan agar lebih efisien dan berdaya saing.

Dony menekankan, dua agenda besar, yakni penyesuaian AD/ART dan konsolidasi BUMN karya, merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk menyatukan tata kelola, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat struktur keuangan perusahaan pelat merah.

Dia menuturkan, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh BUMN sudah siap mengikuti arsitektur baru superholding Danantara sebelum masuk ke agenda besar lainnya, termasuk finalisasi merger sektor konstruksi yang ditargetkan rampung pada kuartal I 2026.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: BUMN Akan Kita Tertibkan, Selama Ini Sumber Korupsi

57 tahun lalu

Prabowo Bertemu 3 Mantan PM Thailand di Danantara, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Danantara Resmi Merger 4 Perusahaan Aset Manajemen, Jadi yang Terbesar di Indonesia

57 tahun lalu

Danantara Bakal Danai Pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal