Penjelasan Danantara soal BUMN Ramai-Ramai Gelar RUPSLB di Akhir Tahun

Iqbal Dwi Purnama
COO Danantara, Dony Oskaria. (Foto: Tangguh Yudha)

Kajian tersebut mencakup penataan aset, restrukturisasi utang, skema konsolidasi bisnis, dan berbagai opsi pengurangan jumlah entitas perusahaan agar lebih efisien dan berdaya saing.

Dony menekankan, dua agenda besar, yakni penyesuaian AD/ART dan konsolidasi BUMN karya, merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk menyatukan tata kelola, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat struktur keuangan perusahaan pelat merah.

Dia menuturkan, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh BUMN sudah siap mengikuti arsitektur baru superholding Danantara sebelum masuk ke agenda besar lainnya, termasuk finalisasi merger sektor konstruksi yang ditargetkan rampung pada kuartal I 2026.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
4 hari lalu

Pemprov DKI Gandeng Danantara Bangun 2 PLTSa di Bantargebang dan Kamal Muara

Buletin
7 hari lalu

Kabar Baik! Pemerintah Beli Saham Aplikator demi Pangkas Potongan Biaya ke Driver Ojol

Nasional
7 hari lalu

Prabowo Panggil Bos Danantara ke Istana usai Hadiri May Day di Monas, Bahas Apa?

Nasional
7 hari lalu

Pemerintah Beli Saham Aplikator Ojol, Dasco: Potongan Biaya ke Pengemudi Dipangkas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal