Pengamat Nilai Kenaikan Harga BBM Jadi Momentum Pemerintah Benahi Transportasi Publik

Advenia Elisabeth
Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno menilai momentum kenaikan harga BBM bisa dimanfaatkan pemerintah untuk membenahi transportasi publik. (Foto: Dok. MPI)

Lebih lanjut, Djoko memaparkan, selama ini 80 persen penikmat BBM bersubsidi adalah kelompok masyarakat mampu. Sementara hanya 20 persen dinikmati masyarakat kurang mampu. Artinya, ada pengguna BBM bersubsidi masih belum tepat sasaran.

Dia mengatakan, apabila itu terus dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan angkutan umum akan menghilang digantikan kendaraan pribadi yang terus menjamur dan menikmati BBM bersubsidi dari pemerintah.

"Pada 10 tahun ke depan, kendaraan pribadi motor dan mobil akan terus bertambah, di sisi lain, angkutan umum tanpa kebijakan yang berpihak dan komprehensif kian mendekati kepunahan," ucapnya.

Oleh karena itu, pemerintah sebaiknya fokus menata dan mengembangkan angkutan umum penumpang tanpa menaikkan harga BBM bersubsidi. Menurutnya, saat ini pengawasan penyaluran BBM bersubsidi untuk angkutan umum bisa melalui aplikasi yang ditunjang dengan penataan operator. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 8 Mei 2026 di Seluruh Indonesia Jelang Akhir Pekan

Nasional
1 hari lalu

Purbaya Ungkap Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta per Unit, Berlaku Mulai Juni 2026

Internasional
22 jam lalu

Daftar Negara dengan Harga BBM Termahal di Dunia, Siapa Nomor 1?

Nasional
1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.333 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal