Penerbangan Liburan Dilarang, Maskapai Murah Eropa Tak Kembalikan Uang Penumpang

Djairan
Inggris akan melarang warganya untuk melakukan perjalanan ke luar negeri yang tidak terkait dengan pekerjaan, mulai 5 November-2 Desember. (Foto: AFP)

“Tidak akan ada pengembalian uang atas tiket penerbangan yang terpaksa dibatalkan, tetapi kami telah memutuskan untuk membebaskan biaya perubahan jadwal bagi pemesan,” ujar O'Leary dikutip dari BBC, Selasa (3/11/2020).

Dia mengatakan, Ryanair telah mengeluarkan dana hingga 1,5 miliar euro (Rp25,5 triliun) dalam bentuk pengembalian uang tunai serta voucher, atas penerbangan yang dibatalkan sejak Maret-Juli di Eropa akibat Covid-19. Semua pelanggan yang mengajukan klaim telah dibayarkan.

Perusahaan mengatakan, kebijakan lockdown sebelumnya dan yang akan datang telah mengakibatkan penurunan jumlah penumpang hingga 80 persen. Hanya 17,1 juta penumpang Ryanair yang melakukan perjalanan dalam enam bulan hingga September, dibandingkan dengan 85,7 juta pada tahun lalu.   

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Bos Mafia asal Inggris Steven Lyons Ditangkap di Bali, Ini Perannya

Internasional
9 hari lalu

Lagi, Trump Semprot Inggris-Prancis karena Tolak Bantu Perang Lawan Iran

Nasional
10 hari lalu

Imigrasi Tangkap WN Inggris Buronan Interpol di Bali, Bos Organisasi Kriminal

Internasional
1 bulan lalu

Telanjur Menuduh, Inggris Akhirnya Akui Drone Hantam Pangkalan di Siprus Bukan dari Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal