Pendapatan Naik, Garuda Indonesia Malah Cetak Rugi Rp1,14 Triliun di Semester I-2023

Dinar Fitra Maghiszha
Pendapatan Naik, Garuda Indonesia Malah Cetak Rugi Rp1,14 Triliun di Semester I-2023. (Foto: www.bombardier.com)

Serangkaian beban yang menggunung membuat maskapai pelat merah ini menanggung rugi sebelum pajak senilai 109,56 juta dolar AS, alias berbalik dari posisi laba sebelum pajak pada tengah tahun lalu di angka 4 miliar dolar AS.

Dari sisi neraca, jumlah aset GIIA per akhir Juni 2023 masih terjaga di kisaran 6,2 miliar dolar AS. Utang (liabilitas) tumbuh 1,5 persen mencapai 7,89 miliar dolar AS, sehingga mengalami defisiensi modal bersih senilai 1,61 miliar dolar AS, bengkak secara tahunan.

Hingga 30 Juni 2023, kas yang digenggam GIAA mencapai 428,11 juta dolar AS, berkurang sekitar 110 juta dolar AS sejak awal tahun. Selain karena berkurangnya kas dari aktivitas operasional, terdapat pengeluaran untuk aset pemeliharaan dan sewa pesawat, hingga alokasi untuk dana cadangannya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, IHSG Hari Ini Dibuka Melemah 1,25 Persen

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 4,11 Persen, Tinggalkan Level 6.000

57 tahun lalu

380 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah 

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.195, Nilai Transaksi Tembus Rp25,3 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal