Pemuda Perindo Desak Pemerintah Segera Ambil Tindakan Stabilkan Harga Beras

Iqbal Dwi Purnama
Direktur Eksekutif DPP Pemuda Perindo Iqnal Shalat Sukma Wibowo (Foto: Iqbal Dwi Purnama/MPI)

Di samping itu tingginya harga beras itu bakal membuat tingkat inflasi nasional tinggi. Hal itu terjadi ketika kenaikan harga beras tidak diimbangi oleh pertumbuhan pendapatan perkapita masayrakat.

"Secara ekonomi, serapa (pembelian beras masayrakat) agak susah jika beras terlalu tinggi. Akibatnya terjadi keos, inflasi tinggi, dan lain-lain. Dengan harga beras tinggi itu mereka mau makan apa," tuturnya.

Menurtnya, berdasarkan Panel Harga Badan Pangan Nasional, harga beras masih menunjukan tren kenaikan setiap bulannya, misalnya dalam kurun waktu tiga bulan ke belakang sejak bulan Agustus. Baik beras premium maupun beras medium trennya terus mengalami kenaikan.

Pada bulan Agustus rerata harga beras Premium di Indonesia Rp13.730/kg, naik pada Bulan September menjadi Rp14.470/kg, sedangkan pada Bulan Oktober saat ini rerata harga beras Premium di Indonesia sudah tembus diangka Rp14.930/kg.

Kondisi serupa juga terjadi untuk harga beras medium kurun waktu tiga bulan kebelakang. Pada Agustus lalu harga beras medium Rp12.070/kg, naik pada Bulan September menjadi Rp12.840/kg, dan pada Bulan Oktober ini harganya Rp13.210/kg.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

RI Mau Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Bidik Harga di Atas Rp16.000 per Kg

57 tahun lalu

Prabowo Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 6 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Rakyat

57 tahun lalu

Eksklusif! Harga Beras Naik meski Swasembada, Wamentan Ungkap Faktanya

57 tahun lalu

Siap-Siap! Harga Beras dan Gula Diprediksi Naik gegara Plastik Langka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal