Peminat Subsidi Motor Listrik Masih Rendah, Kadin Beberkan Biang Keroknya

Advenia Elisabeth
Ketum Kadin Arsjad Rasjid ungkap biang kerok minat subsidi motor listrik masih rendah.

JAKARTA, iNews.id - Peminat subsidi motor listrik minim meski pemerintah memberikan kuota subsidi motor listrik mencapai 200.000 unit pada 2023. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid membeberkan penyebabnya. 

Menurut dia, sedikitnya minat tersebut karena pada awal masuk ke Indonesia, kualitas motor listrik kurang bagus, namun dipatok dengan harga yang cukup tinggi. Akibatnya, masyarakat jadi enggan membeli motor listrik.

"Tapi selain itu, saya kira insentif subsidi motor listrik ini juga harus tepat sasaran. Artinya, sosialisasinya harus ditingkatkan untuk masyarakat yang memang benar-benar tertarik," kata dia di Jakarta,  Selasa (30/5/2023). 

Dia berpendapat, kualitas motor listrik saat ini sudah makin berkembang dengan didukung oleh teknologi canggih. Karena itu, menurutnya, membeli motor listrik di tahun ini merupakan langkah yang baik karena bisa menghemat pengeluaran pembelian bahan bakar minyak (BBM). 

"Jadi Ini masalah edukasi, maka edukasi dan sosialisasi terkait kendaraan listrik harus terus ditingkatkan," ucapnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Purbaya Ungkap Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta per Unit, Berlaku Mulai Juni 2026

Nasional
2 hari lalu

Mendagri Terbitkan Edaran, Perintahkan Gubernur Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Kuartal II 2026: Insentif Mobil Listrik hingga Kredit Murah

Mobil
2 hari lalu

Kendaraan Listrik Bebas Pajak di Jakarta, AEML Ungkap Dampak Berantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal