Pemerintah Wacanakan WFH untuk Atasi Polusi Udara, Ini Tanggapan Kadin DKI

Ikhsan Permana SP
Polusi udara di Jakarta sangat membuat pemerintah mewacanakan penerapan Work From Home (WFH). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menanggapi wacana pemerintah memberlakukan work from home (WFH) atau hybrid working untuk mengatasi polusi udara di Jabodetabek. 

Ketua Umum Kadin Provinsi DKI Jakarta, Diana Dewi, mengatakan, penerapan WFH atau hybrid working style berpotensi menurunkan produktivitas Pengusaha Swasta dan berpotensi membuat banyak pekerjaan terbengkalai.

Saat ini, lanjutnya, para pelaku usaha tengah berjuang untuk membenahi lini bisnisnya yang terpukul dampak pandemi Covid-19. Jika WFH kembali diberlakukan, maka upaya pelaku usaha untuk bangkit akan menghadapi kendala.

"Kalau untuk secara mendadak diterapkan kepada kalangan pengusaha, tentu ini berat dan bisa jadi sebagian Pengusaha khususnya UMKM menolak," ungkap Diana kepada MPI, Jumat (18/8/2023).

Menurut dia, bila tujuan penerapan hybrid working hanya untuk mengurangi polusi udara, ada baiknya diatur soal penerapan genap-ganjil yang diperluas. Dalam arti, tidak hanya kendaraan roda empat, tapi juga roda dua. Atau bisa juga dengan penerapan WFH mulai dari anak-anak sekolah. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Siapkan Kredit Bunga 4 Persen untuk UKM Eksportir, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

57 tahun lalu

Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan

57 tahun lalu

Blok M Dipilih Jadi Contoh Kawasan Rendah Emisi di Jakarta, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Istana Ungkap Prabowo WFH Hari Ini: H-nya Bisa Diganti Hambalang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal