Pemerintah China Masukkan Penambangan Kripto dalam Daftar Negatif Investasi

Aditya Pratama
Pemerintah China masukkan penambangan kripto dalam daftar negatif investasi.

BEIJING, iNews.id - Pemerintah China telah memasukkan penambangan cryptocurrency atau mata uang kripto dalam daftar industri investasi yang dibatasi atau dilarang. 

Dikutip dari CNBC, pemerintah telah merilis dokumen 'Daftar Negatif' pada Jumat (7/10/2021). Dokumen itu menunjukkan daftar sektor dan industri yang terlarang bagi investor China maupun asing di negara tersebut. 

Regulator China melarang perdagangan dan penambangan cryptocurrency tahun ini, di mana bank sentral China (PBoC) telah melarang aktivitas cryptocurrency pada bulan lalu dan menyebutkan sebagai aktivitas ilegal. Tindakan keras China telah mendorong bursa uang kripto memutuskan hubungan dengan para pengguna China. 

Pemerintaj China juga telah memperketat kontrol atas wacana publik, menindak bisnis pertunjukkan yang dianggap mencemari masyarakat dan meminta browser seluler untuk menghilangkan penyebaran rumor, penggunaan tajuk sensasional, dan penerbitan konten yang melanggar nilai-nila inti sosialisme. 

Pemerintah menghentikan investasi modal non-publik ke berbagai kegiatan penerbitan, termasuk siaran langsung, pengumpulan berita, pengeditan, serta entitas penyiaran dan pengoperasian berita. 

Sementara itu, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (NDRC) menyebut, China telah mengurangi daftar negatif investasi tahun ini menjadi 117 dari sebelumnya sebanyak 123 di tahun lalu. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Turis Malaysia Hina Warga China Bau Badan, Netizen Murka!

57 tahun lalu

Purbaya Temui Menkeu China, Matangkan Penerbitan Utang Panda Bond

57 tahun lalu

Ada Edukasi Investasi di PRJ 2026, Gen Z Jangan Cuma Kenal Saham dan Kripto 

57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal