Pemerintah bakal Negosiasi Ulang Penyelesaian Utang Proyek Kereta Cepat ke China

Iqbal Dwi Purnama
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut saat ini pemerintah tengah melakukan negosiasi ulang terkait penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Whoosh. (Foto: Dok. KCIC)

Dia menambahkan, rencana penyelesaian beban utang proyek kereta cepat merupakan bagian dari rencana pengembangan trayek hingga ke Surabaya. Pasalnya, beban utang yang besar ini justru dikhawatirkan bakal berdampak terhadap realisasi rencana proyek Kereta Cepat Jakart-Surabaya. 

"Apalagi kita akan mendorong sampai ke Surabaya, artinya restructure ini harus utuh sebelum sampai ke Surabaya," ujar Erick.

Sebelumnya, pengamat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Universitas Indonesia, Toto Pranoto mengatakan beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah membengkak hingga 7,2 miliar dolar AS atau setara Rp116 triliun.

Toto mengatakan komposisi utang tersebut sekitar 75 persen merupakan pinjaman dari China Development Bank (CDB) dengan suku bunga sekitar 3,5-4 persen. Hal ini membuat konsorsium PT KCIC yang mayoritas dipegang oleh PT KAI perlu membayar bunga utangnya saja sekitar Rp2 triliun per tahun.

"Kalau kita melihat total biaya investasi awal ditambah cost overrun itu kan hampir 7,2 miliar dolar AS (utang KCJB). Bahkan utang yang 75 persen dari CDB itu dengan bunga 3,5 sampai 4 persen, mereka (KCIC) harus bayar bunganya saja mungkin Rp2 triliun ya," ujarnya saat dihubungi iNews Media Group, Sabtu (22/8/2025).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
5 bulan lalu

Long Weekend, Jumlah Penumpang Whoosh Naik hingga 20 persen

Jabar
6 bulan lalu

Whoosh Sempat Terhenti Akibat Layang-Layang, KCIC Imbau Warga Tak Bermain di Jalur Rel

All Sport
3 hari lalu

Erick Thohir Kagum Timnas Futsal Indonesia Runner Up Piala Asia 2026, Soroti Kerja Keras dan Manajemen

Soccer
5 hari lalu

Agenda IOC di Milan, Erick Thohir Curhat Sepak Bola Global Bareng Presiden FIFA dan Elite Serie A

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal