Pekerja Migran Punya Sumbangan Besar Terhadap Devisa Negara, tapi Punya Banyak Risiko

Iqbal Dwi Purnama
Pekerja migran memiliki banyak kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Meski begitu, statusnya masih rentan saat ini. (Foto: Ilustrasi/Antara)

"Misalnya gagal ditempatkan, ancaman penghentian kontrak, kecelakaan kerja, sakit hingga cuti tanpa dibayar," kata dia.

Menurutnya, peningkatan perlindungan bagi para pekerja migran di Indonesia salah satu adalah dengan cara memperluas dari manfaat jaminan sosial yang saat ini sudah ada.

"Risiko lainnya termasuk ketidakmampuan untuk menolak pekerjaan termasuk pemberhentian pekerjaan pada saat karantina wilayah termasuk saat pandemin, pengurangan hari kerja, upah, hingga ancaman pelecahan seksual dari pemberi kerja," ucapnya.

Sebab, menurutnya jaminan sosial menjadi salah satu komponen vital terhadap berbagai risiko-risiko di atas. Jaminan sosial sudah seharusnya mencakup perlindungan sebelum pekerja, pada saat bekerja, hingga setelah bekerja.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Utang Luar Negeri RI Naik 1,9%, Tembus 439,8 Miliar Dolar AS pada April 2026

57 tahun lalu

Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah Hadapi Gejolak Ekonomi

57 tahun lalu

Dasco Apresiasi Terobosan Baru BI Perkuat Rupiah, Kurangi Ketergantungan pada Dolar AS

57 tahun lalu

JK Siap Bangun Pembangkit Listrik 2.000 MW, Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal