ORI023 Ludes Terjual, Permintaan Cetak Rekor Rp28,9 Triliun

Dinar Fitra Maghiszha
Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI023 telah ludes diborong investor sejak Rabu (19/7/2023) malam dengan penjualan mencapai Rp28,9 triliun. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI023 telah ludes diborong investor sejak Rabu (19/7/2023) malam. Tingginya permintaan terhadap surat utang negara ini, pemerintah melalui Kementerian Keuangan resmi menutup penawaran pada hari ini, Kamis (20/7/2023). 

Dari total target awal penjualan yang ditetapkan sebesar Rp20 triliun, pemerintah sempat menaikkan kuota menjadi Rp25 triliun, dan dinaikkan lagi menjadi Rp28,9 triliun pada Senin (17/7/2023).

Ini merupakan rekor tertinggi baru sepanjang sejarah penawaran Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, mengalahkan permintaan Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR015 pada Agustus 2021 lalu yang memiliki nilai penjualan sebesar Rp27 triliun. Capaian ini juga terhitung dua kali lipat dari seri sebelumnya ORI022 yang mencatatkan nilai penjualan Rp13,01 triliun.

"Pemerintah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh investor yang turut serta dalam melakukan pembiayaan terhadap APBN melalui investasi ORI023-T3 dan ORI023-T6," ujar Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan Deni Ridwan dalam keterangannya, Kamis (20/7/2023).

Deni menambahkan, pemerintah masih akan menerbitkan SBN Ritel di sisa tahun 2023, yakni Sukuk Ritel seri SR-019 yang akan mulai ditawarkan pada 18 Agustus-13 September 2023.

Selanjutnya, Oblitasi Negara Ritel seri ORI024 yang akan ditawarkan pada 9 Oktober-2 November 2023. Kedua jadwal ini masih tentatif sampai menunggu pengumuman lebih lanjut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

57 tahun lalu

4.576 Personel Gabungan Kawal Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini

57 tahun lalu

OJK Ungkap Insentif dari Kemenkeu untuk Emiten dengan Free Float 40 Persen

57 tahun lalu

Momen Purbaya Rapat Mendadak di Lobi Kemenkeu, Bahas Pelemahan Rupiah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal