OPEC+ Bakal Pertimbangkan Pengurangan Produksi Minyak Mentah Imbas Penurunan Harga

Aditya Pratama
OPEC+ akan mempertimbangkan apakah akan mengurangi pasokan minyak mentah tambahan ketika kelompok ini bertemu pada akhir November. (Foto: Reuters)

“Tidak menyenangkan melihat volatilitas pasar lebih besar menjelang pertemuan berikutnya sementara fundamental secara keseluruhan tetap solid. Para menteri kemungkinan besar akan mengungkapkan beberapa pemikiran tentang apa yang harus dilakukan lebih lanjut, untuk mengamankan tren yang stabil,” menurut salah satu sumber dikutip, Minggu (19/11/2023).

Para menteri dari OPEC+, yang merupakan kelompok Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia dijadwalkan akan bertemu pada 26 November mendatang. Kelompok tersebut sudah memiliki rencana untuk membatasi pasokan sebesar 3,66 juta barel per hari pada tahun 2024 yang ditetapkan pada pertemuan terakhir pada bulan Juni.

Penurunan harga semakin dalam minggu ini, bahkan setelah OPEC dalam laporan bulanannya mengatakan fundamental pasar minyak tetap kuat meskipun ada sentimen negatif dan terjebak pada perkiraan pertumbuhan permintaan minyak tahun 2024 yang relatif tinggi.

Badan Energi Internasional (IEA), yang juga memperbarui proyeksinya pada minggu ini, memperkirakan pertumbuhan permintaan yang lebih rendah pada tahun 2024 dan mengatakan pasar dapat beralih ke surplus pada kuartal pertama tahun depan.

Para analis menyampaikan bahwa perpanjangan pengurangan minyak Arab Saudi meningkatkan risiko kontraksi ekonomi Saudi tahun ini. Sementara, Arab Saudi telah berulang kali menekankan pada pertemuan sebelumnya bahwa mereka ingin terlibat dalam pemotongan produksi, sehingga semua anggota berbagi beban untuk memproduksi lebih sedikit.

Pada pertemuan kebijakan terakhirnya pada bulan Juni, OPEC+ menyetujui kesepakatan untuk membatasi pasokan hingga tahun 2024 dan Arab Saudi menjanjikan pengurangan produksi sukarela pada bulan Juli sebesar 1 juta barel per hari yang kemudian diperpanjang hingga akhir tahun 2023.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Melonjak usai Iran Serang Israel, Brent Tembus 95 Dolar AS per Barel

57 tahun lalu

Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal