NTT Jadi Destinasi Premium, Asita Sebut Banyak Wisman yang Pelit

Antara
Sekawanan komodo di Taman Nasional Komodo, kawasan konservasi Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: AFP)

KUPANG, iNews.id - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) mendukung penuh rencana Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadikan daerahnya sebagai destinasi wisata premium. Hal ini penting untuk mendongkrak devisa lebih banyak.

"Banyak wisman yang pelit ketika berwisata ke NTT, mereka tidak mau menggunakan jasa operator tur, jasa pemandu, tidak menyewa kendaraan," kata Ketua Asita NTT, Abed Frans di Kupang, Senin (2/12/2019).

Rencana menjadikan NTT sebagai destinasi wisatawan kelas atas dikatakan langsung oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat. Dia melarang wisatawan tak berduit masuk NTT.

"Wisatawan yang miskin jangan datang berwisata ke NTT karena memang sudah dirancang untuk wisatawan yang berduit," kata Viktor.

Menurut Abed Frans, istilah wisatawan miskin alias tak berduit yang disampaikan gubernur NTT tentu saja mereka yang pelit saat belanja wisata.

"Jadi soal wisatawan miskin ini tidak bisa kita artikan secara bulat begitu saja, tetapi diarahkan pada wisman yang pelit saat berwisata ke daerah ini," tuturnya.

Wisman yang pelit, kata Abed Frans, yaitu mereka yang tidak mengeluarkan belanja wisata yang banyak. Dengan demikian, mereka tidak memberikan kontribusi besar bagi pendapatan berbagai sektor usaha di sektor wisata.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
3 bulan lalu

Jumbo! Wisman Habiskan Rerata Rp21,6 Juta saat Liburan di RI, Ini Rinciannya!

Bisnis
8 bulan lalu

Kunjungan Wisman Januari-April 2025 Naik 5,60 Persen, Terbanyak dari Malaysia hingga China

Bisnis
1 tahun lalu

Tembus 11,56 Juta, Wisman Paling Banyak Datang ke RI Didominasi dari Negara Ini!

Destinasi
1 tahun lalu

Kunjungan Wisman ke Indonesia Januari - Agustus 2024 Capai 9,09 Juta, Didominasi Malaysia dan Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal