Ngeri! Dampak Tarif Impor AS Ancam Rupiah Tembus Rp17.000 hingga IHSG Anjlok

Anggie Ariesta
ilustrasi penerapan tarif impor AS dan dampaknya ke Indonesia (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerapkan tariff reciprocal terhadap beberapa negara mitra dagang berkisar antara 10 persen - 39 persen. Hal itu pun diprediksi akan berdampak pada nilai tukar (kurs) hingga indeks harga saham gabungan (IHSG).

Menurut Pengamat Mata Uang Ibrahim Assuaibi, nilai tukar rupiah diperkirakan akan mengalami tekanan hebat dan berpotensi menembus level Rp17.000 per dolar AS di pekan depan. Diketahui, Indonesia terkena kebijakan tarif impor AS sebesar 32 persen sehingga memicu kenaikan harga emas dunia dan meningkatkan tensi geopolitik global.

Ketegangan geopolitik yang dimaksud mencakup konflik di Timur Tengah, ancaman AS terhadap Iran terkait program nuklirnya, dan potensi perang kembali antara Rusia dan Ukraina. Kondisi ini memperburuk sentimen pasar dan menekan nilai tukar rupiah.

"Dalam perang dagang ini membuat mata uang rupiahkembali melakukan pelemahan dan kemungkinan besar dalam minggu-minggu ini pembukaan pasar level 16.900 kemungkinan besar akan terjadi. Ada kemungkinan besar akan pecah telur juga di 17.000 ini harus berhati-hati," ucap Ibrahim dalam keterangannya, Kamis (3/4/2025).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Keuangan
3 jam lalu

454 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melesat ke 8.031

Nasional
4 jam lalu

Prabowo Diundang Rapat Perdana Dewan Perdamaian Gaza di AS, bakal Hadir?

Keuangan
11 jam lalu

Awal Pekan, IHSG Dibuka Menguat Dekati Level 8.000

Keuangan
12 jam lalu

IHSG Diramal Melemah di Awal Pekan, Ini Rekomendasi Saham Biar Tetap Cuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal