Neraca Dagang Indonesia Tembus Rp51,605 Triliun di Juni 2023, Surplus 38 Bulan Berturut-Turut

Michelle Natalia
Kantor Badan Pusat Statistik (BPS). (Foto: dok iNews)

"Surplus ini lebih ditopang oleh komoditas non migas, yaitu sebesar 4,42 miliar dolar AS, dengan komoditas penyumbang surplusnya adalah bahan bakar mineral (HS27), lemak dan minyak hewan nabati,  besi dan baja," terang Atqo.

Pada saat yang sama, lanjutnya, neraca perdagangan komoditas migas tercatat defisit 0,96 miliar dolar AS, dimana komoditasnya adalah minyak mentah dan hasil minyak. Jadi untuk migas, mengalami defisit," ungkap Atqo.

Defisit neraca perdagangan non migas Juni 2023 jauh lebih rendah daripada bulan Mei 2023, maupun periode sama di tahun lalu.

"Secara kumulatif, dari Januari hingga Juni 2023, total surplus neraca perdagangan Indonesia mencapai 19,93 miliar dolar AS, atau lebih rendah 5,06 miliar dilar AS dibandingkan periode Januari-Juni 2022," kata Atqo.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2025 Tembus 5,39 Persen, Tertinggi sejak Pandemi

Makro
1 hari lalu

Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk RI Turun per September 2025, Kota Penyumbang Terbesar

Nasional
2 hari lalu

BPS: Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,35 Juta Orang per November 2025

Nasional
2 hari lalu

1,37 Juta Lapangan Kerja Tercipta, Pengangguran RI Turun Jadi 4,74% pada November 2025  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal